CANTAYAN, SUKABUMI (9 Februari 2026) – Sekolah Karakter RA Azzahra Yaspi Cantayan kembali mempertegas identitasnya sebagai lembaga pendidikan inovatif melalui penyelenggaraan In-House Training (IHT) bertajuk “Experiential Learning”. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh tenaga pendidik guna memperkuat metode pembelajaran yang selama ini telah menjadi ciri khas dan bagian tak terpisahkan dari kurikulum RA Azzahra.
Kepala RA Azzahra Yaspi, Ani Sumarni, M.Pd., menyatakan bahwa pendekatan Experiential Learning di RA Azzahra bukan sekadar teori, melainkan praktik keseharian yang dilakukan secara menyeluruh, baik di dalam ruangan (indoor) maupun di luar ruangan (outdoor).
Keunggulan utama sekolah ini adalah kemampuannya dalam memanfaatkan lingkungan sekitar atau kearifan lokal sebagai laboratorium belajar alami bagi anak-anak. Dengan menyentuh, melihat, dan merasakan langsung potensi lokal, anak-anak diajak untuk mengenal identitas budayanya sekaligus membangun karakter yang kuat melalui pengalaman nyata.
Agar implementasi pembelajaran berbasis pengalaman ini berjalan lebih profesional dan terukur, para guru dibekali materi pelatihan yang sangat teknis dan mendalam oleh mentor ahli Alex Machmuddin Ali, S.Pd.
Dalam pelatihan ini, para pendidik belajar seluruh siklus pembelajaran mulai dari:
- Persiapan & Perencanaan: Menyusun alur pengalaman yang bermakna bagi anak.
- Mitigasi Risiko: Memastikan keamanan dan kenyamanan anak saat melakukan eksplorasi di lingkungan terbuka.
- Evaluasi & Refleksi: Menarik kesimpulan dari pengalaman yang telah dialami untuk pertumbuhan kognitif anak.
- Pengembangan: Merancang inovasi pengajaran agar metode ini tetap relevan dan menarik.
Melalui IHT ini, RA Azzahra berkomitmen untuk terus meningkatkan standar pengajaran. Dengan guru yang kompeten dalam mengelola Experiential Learning, visi sekolah untuk melahirkan generasi yang “Cinta Al-Qur’an, Sehat, Cerdas, Terampil, dan Berkarakter” diharapkan dapat tercapai secara maksimal melalui proses belajar yang menyenangkan dan bermakna.

